top of page
Frame 2085660090.png


Edisi kedua FOTO Bali Festival mengundang fotografer, seniman, dan penutur cerita yang bekerja menggunakan medium berbasis lensa untuk merespons tema AFTERIMAGE.

Edisi ini menitikberatkan pada apa yang tertinggal setelah sesuatu berlalu, setelah suatu peristiwa berakhir, setelah suatu perubahan terjadi, dan setelah atensi beralih. 

Kami mencari karya-karya yang menyiratkan kebertahanan dan dampak yang panjang alih-alih ketergesaan atau pengalaman sesaat. Proyek-proyek yang mendiami ruang yang mengambang, sejarah-sejarah yang belum terangkai utuh, lanskap yang tergeser, atau kondisi kehidupan yang terbentuk oleh kuasa, kontrol, kemampuan bertahan, dan upaya-upaya perawatan. 

AFTERIMAGE memandang fotografi sebagai medium yang terbentang dalam waktu dan terbentuk oleh gerak perubahan, bukan hanya titik akhir. Gambar-gambar yang menolak terdiam, dibekukan atau dipastikan maknanya; gambar yang tidak tuntas pada detik penciptaan. 

Ketika gambar beredar dan bertahan dalam arus waktu, persoalan tentang visibilitas pun mengemuka: kehidupan mana yang tetap disorot, ruang mana yang terus diingat, pengalaman siapa yang perlahan menghilang dari pandangan? Dengan cara apa kontrol, kekerasan struktural, ketangguhan, dan strategi bertahan hidup ditampakkan, atau justru dianggap biasa karena terlalu akrab untuk dipertanyakan?

Tema ini mengajak praktik yang menaruh perhatian pada keberlanjutan alih-alih puncak peristiwa, serta memandang fotografi sebagai ruang tempat makna dan imajinasi dirundingkan dalam senyap tanpa henti. 

Daripada  terpaku pada peristiwa ketika ia sedang berlangsung, AFTERIMAGE mengarahkan perhatian pada apa yang tersisa setelahnya: konsekuensi, jejak, keberlanjutan yang sunyi, serta musim panjang ketidakpastian yang mengikutinya. Edisi FOTO Bali Festival kali ini mengundang para praktisi untuk memikirkan fotografi sebagai percakapan panjang dan terus menerus dengan waktu, bukan sebagai satu kejadian tunggal yang selesai dalam sekejap.

Kami tertarik pada praktik yang tinggal bersama tempat, tubuh, komunitas, atau bahkan citra itu sendiri dari waktu ke waktu—di mana kehidupan tidak berhenti, melainkan berlanjut dalam kondisi yang telah berubah.


 

Apa yang Kami Cari

Kami membuka pengajuan karya yang berhubungan dengan salah satu atau beberapa  hal berikut:

  • Dampak, residu, atau keberlanjutan dari suatu peristiwa
     

  • Ingatan personal dan/atau kolektif yang melekat pada  tempat, benda , tubuh, atau gambar
     

  • Lanskap yang dibentuk oleh intervensi, ekstraksi, perbaikan, atau penelantaran
     

  • Praktik arsip, vernakular, atau re-fotografi; gambar yang terus bergerak , diubah, diingat, serta diserap ke dalam konteks baru melalui peredaran dan penafsiran ulang
     

  • Refleksi kritis terhadap bagaimana medium fotografi berhadapan dengan peristiwa, orang, tempat, dan objek yang telah berubah dan/atau tiada
     

Pengajuan dapat berupa rangkaian foto, gambar bergerak (video), instalasi, atau karya multimedia. Proyek dapat bersifat dokumenter, konseptual, atau hibrida, namun harus menunjukkan keterlibatan yang berkelanjutan dan bukan hanya berfokus pada satu momen atau peristiwa.

Karya berbasis AI atau generatif dapat diajukan, namun hanya akan dipertimbangkan apabila penggunaannya berakar secara konseptual pada fase yang terjadi setelah gambar dibuat —seperti arsip, sirkulasi, reproduksi, atau transformasi—bukan sebagai sekadar demonstrasi teknis. Konsep harus secara jelas diprioritaskan daripada penggunaan alat.

Tentang FOTO Bali Award

FOTO Bali Award hadir untuk:

  • Mengapresiasi praktik-praktik berkarya yang khas dalam fotografi dan seni berbasis fotografi di Indonesia.

  • Memberikan dukungan finansial melalui proses seleksi yang sederhana dan tidak membebani peserta.

  • Membuka kesempatan agar karya-karya yang layak mendapatkan apresiasi dapat dikenal lebih luas.

  • Mendorong lahirnya karya yang jujur dan berani mengeksplorasi gagasan baru.

  • Memperkuat peran FOTO Bali Festival sebagai ruang apresiasi, dialog, dan perkembangan fotografi di Indonesia.

  • Memperluas dukungan Nuanu Social Fund terhadap ekosistem fotografi dan seni budaya Indonesia.

Kategori Penghargaan

Peserta dapat mendaftar pada salah satu atau kedua kategori, selama setiap karya sesuai dengan kategori yang dipilih. Setiap peserta hanya dapat menerima satu penghargaan, dan hanya satu karya yang dapat dipilih sebagai pemenang.

1. Karya yang Berakar dan Dipersembahkan untuk Bali

Kategori ini ditujukan bagi seri karya fotografi yang berakar di Bali serta menunjukkan keterlibatan yang mendalam dengan kehidupan sosial, budaya, lingkungan, maupun berbagai realitas yang berkembang di pulau ini. Kategori ini juga terbuka bagi karya yang mengangkat sejarah, arsip, atau memori budaya Bali secara kritis dan reflektif.

Fotografer dan seniman yang berdomisili di luar Bali tetap dapat mendaftar, selama karya yang diajukan memiliki keterkaitan yang kuat dengan Bali.

2. Karya yang Mengangkat Realitas Indonesia di Luar Bali

Kategori ini ditujukan bagi seri karya fotografi yang mengangkat berbagai realitas sosial, budaya, lingkungan, politik, maupun kehidupan masyarakat Indonesia di luar konteks Bali.

Kategori ini juga terbuka bagi karya yang mengeksplorasi sejarah, identitas, memori, maupun arsip sebagai bagian dari praktik berkaryanya.

Siapa yang Dapat Mendaftar?

Open Call ini terbuka bagi:

  • Warga Negara Indonesia berusia minimal 18 tahun

  • Fotografer dan seniman berbasis fotografi

  • Praktisi yang berkarya melalui fotografi, photobook, video, multimedia, dokumenter, praktik arsip, maupun eksplorasi visual eksperimental

  • Seniman yang telah memiliki portofolio atau rekam jejak karya

Penghargaan ini terbuka bagi peserta dari berbagai tahapan karier.
Latar belakang pendidikan, afiliasi institusi, domisili, maupun pengalaman profesional tidak menjadi syarat untuk mendaftar.
Pengajuan dapat dilakukan dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.

Dewan Juri

Edisi pertama FOTO Bali Award akan dinilai oleh:

  • Ng Swan Ti

  • Wiyu Wahono

  • I Made Bayu Pramana

Proses penjurian akan dipimpin oleh Kelsang Dolma, Festival Director FOTO Bali Festival, yang bertugas mengawasi jalannya proses seleksi tanpa memberikan penilaian sebagai juri.


Sebelum memasuki tahap penjurian, seluruh aplikasi akan melalui proses pemeriksaan administrasi oleh tim FOTO Bali Festival.


Setiap anggota dewan juri wajib mengungkapkan apabila memiliki hubungan pribadi, profesional, maupun finansial dengan peserta. Dalam kondisi tersebut, juri yang bersangkutan tidak akan terlibat dalam proses penilaian terhadap karya tersebut. Keputusan dewan juri bersifat final. Dalam kondisi tertentu, dewan juri berhak memutuskan untuk tidak memberikan penghargaan pada salah satu atau kedua kategori.

Informasi Umum

  • Pendaftaran terbuka bagi semua warga negara . Peserta harus berusia 18 tahun atau lebih pada saat pendaftaran.

  • Pelamar dipersilakan untuk mengirimkan satu atau beberapa karya atau proyek. Setiap karya harus disertai dengan deskripsi proyek yang jelas (maksimal 300 kata).

  • Pengiriman tidak dipungut biaya.

  • Karya yang terpilih akan dipamerkan secara profesional di Nuanu Creative City selama Festival FOTO Bali. Harap diingat bahwa tidak ada hadiah uang atau biaya yang akan diberikan. Namun, biaya produksi dan pemasangan akan ditanggung.

  • Hanya pelamar terpilih yang akan dihubungi.

Informasi Umum

  • Pendaftaran terbuka bagi semua warga negara . Peserta harus berusia 18 tahun atau lebih pada saat pendaftaran.

  • Pelamar dipersilakan untuk mengirimkan satu atau beberapa karya atau proyek. Setiap karya harus disertai dengan deskripsi proyek yang jelas (maksimal 300 kata).

  • Pengiriman tidak dipungut biaya.

  • Karya yang terpilih akan dipamerkan secara profesional di Nuanu Creative City selama Festival FOTO Bali. Harap diingat bahwa tidak ada hadiah uang atau biaya yang akan diberikan. Namun, biaya produksi dan pemasangan akan ditanggung.

  • Hanya pelamar terpilih yang akan dihubungi.

Panduan Pengiriman

Semua materi teks (deskripsi proyek, keterangan, biodata, dll.) harus dikirimkan dalam format dokumen Word.

Jika memungkinkan, pelamar dapat mengirimkan manual instalasi (PDF) yang menguraikan tata ruang, persyaratan teknis, dan petunjuk pengaturan untuk mendukung karya berbasis instalasi. Presentasi akhir akan bergantung pada kelayakan dan diskusi kuratorial.

  • Semua gambar digital/foto harus dikirimkan dalam format JPEG.

  • Gambar/foto harus berukuran 2.000 piksel pada sisi panjang, dengan resolusi 100 dpi, dan disimpan pada tingkat kualitas 8.

  • Setiap proyek dapat berisi maksimal 20 gambar/foto.

  • File harus diberi nama secara berurutan, menggunakan nama fotografer dan judul proyek. (Contoh: Nama_ProjectTitle_01, Nama_ProjectTitle_02, dst.)

Apabila mendaftar pada kedua kategori, setiap kategori harus menggunakan seri karya yang berbeda atau dua pengajuan yang memiliki perbedaan yang jelas.

Hanya peserta yang masuk daftar pendek (shortlist) dan penerima penghargaan yang akan diminta mengirimkan:

  • Foto beresolusi tinggi

  • Caption karya

  • Kredit karya

  • Foto profil/portrait

  • Materi pendukung lainnya untuk kebutuhan publikasi dan komunikasi

Panduan Pengiriman

Semua materi teks (deskripsi proyek, keterangan, biodata, dll.) harus dikirimkan dalam format dokumen Word.

Jika memungkinkan, pelamar dapat mengirimkan manual instalasi (PDF) yang menguraikan tata ruang, persyaratan teknis, dan petunjuk pengaturan untuk mendukung karya berbasis instalasi. Presentasi akhir akan bergantung pada kelayakan dan diskusi kuratorial.

  • Pelamar harus mengonfirmasi bahwa mereka memiliki hak cipta atas karya yang dikirimkan dan memiliki hak untuk mengirimkannya.

  • Pelamar setuju untuk mengizinkan FOTO Bali Festival menggunakan foto-foto terpilih dan nama fotografer untuk pameran dalam festival. Pencantuman nama yang layak akan diberikan kepada fotografer dan/atau pemegang hak cipta.

  • Pelamar juga setuju untuk mengizinkan FOTO Bali Festival menggunakan foto-foto yang dipilih dan nama fotografer untuk promosi dan publikasi festival di seluruh platform resmi, termasuk undangan, poster, selebaran, buletin, brosur, iklan, buku program, katalog, media sosial, situs web, dan juga liputan media di koran, majalah, dan banyak lagi. Nama fotografer akan dicantumkan setiap kali gambar mereka digunakan.

Tata Cara Pendaftaran

  • Panggilan untuk pengiriman karya dimulai dari 13 Februari hingga 13 Maret 2026. 

  • Lengkapi pendaftaran Anda dengan mengisi formulir Google sebelum 13 Maret 2026 pukul 23.59 Waktu Bali, UTC +8:00 (Tengah Malam)

  • Pastikan tautan yang Anda berikan di formulir dapat diakses oleh mereka yang memiliki tautan tersebut.

Tata Cara Pendaftaran

  • Panggilan untuk pengiriman karya dimulai dari 13 Februari hingga 13 Maret 2026. 

  • Lengkapi pendaftaran Anda dengan mengisi formulir Google sebelum 13 Maret 2026 pukul 23.59 Waktu Bali, UTC +8:00 (Tengah Malam)

  • Pastikan tautan yang Anda berikan di formulir dapat diakses oleh mereka yang memiliki tautan tersebut.

Frequently Asked Questions

Hubungi Kami 

Punya pertanyaan atau ingin mempelajari lebih lanjut tentang layanan kami? Jangan ragu untuk menghubungi kami. Kami selalu siap membantu Anda.

  • Instagram
  • TikTok
bottom of page